Merawat Alam, Menuai Masa Depan
Sebuah perhelatan akbar persembahan Pokdarwis Astagina yang menghidupkan kembali keagungan tradisi agraris Banyumas. Memadukan kesakralan ritual leluhur, kemeriahan pesta seni budaya, dan geliat inovasi modern untuk menginspirasi generasi baru serta menggerakkan kemandirian ekonomi kreatif pedesaan.
"Merawat Tradisi, Menuai Inovasi: Sinergi Budaya dan Pertanian Menuju Kemandirian Desa"
Menjaga eksistensi kesenian tradisional Banyumas (Ebeg, Ronggeng, Jemblung) agar tetap lestari lintas generasi.
Prosesi agung Kirab Pusaka dan Ruat Bumi sebagai doa keberkahan hasil bumi tani Desa Panusupan.
Memfasilitasi panggung bazar ekonomi kreatif bagi produk olahan lokal tani secara luas.
Mengokohkan kesalehan sosial melalui kegiatan religi dan santunan sukarela bagi anak yatim piatu.
Berbagai kegiatan menarik yang telah kami siapkan untuk Anda dan keluarga.
Pentas agung wayang kulit, pameran kearifan lokal, dan edukasi seni pedalangan luhur bagi generasi muda di Desa Panusupan.
Pelatihan intensif kriya pembuatan blangkon khas Banyumas sebagai motor penggerak wirausaha kreatif berbasis masyarakat.
Perhelatan agung seni budaya tani Banyumas yang memadukan kirab hasil bumi, panggung apresiasi seni, serta bazar ekonomi kreatif.
Saksikan penampilan megah dari para seniman lokal dan kelompok seni legendaris yang memeriahkan semarak Festival Budaya Wong Tani #2.
Kirab akbar gunungan hasil bumi, aparatur berkuda, putri domas, dan parade tenongan khas warga Panusupan.
Pentas tari kolosal bertajuk "BISIK NURANI KAWULA TANI" yang dibawakan megah oleh penari se-Banyumas.
Penampilan seni ebeg (kuda lumping) tradisional kontemporer khas Banyumasan yang sangat dinamis.
Festival permainan api memukau yang menyajikan atraksi obor, kembang api estetik, dan tari Abid rakyat.
Kolaborasi unik Barongsai Singa Timur Klenteng Ho Tek Bio Purwokerto dan tari Ronggeng Panusupan.
Atraksi paguyuban ebeg orisinal dari RW 3 dan RW 4 Desa Panusupan yang kental nuansa mistis-kultural.
Prosesi ruwatan adat agung penyucian desa yang dipimpin secara luhur oleh Dalang Dul Salam dari RW 4.
Pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang sarat ajaran filosofis hidup petani, dibawakan dalang terkemuka.
Kami akan mengumumkan bintang tamu spesial yang akan tampil di acara malam festival.
Pantau terus media sosial kami untuk informasi terbaru!
Keseruan dan dokumentasi momen indah perayaan festival budaya Wong Tani sebelumnya.